Hachinan-tte Bab 23

ANGGOTA TIDAK DIUNDANG

“Terima kasih telah membantu kami.”

“Terima kasih, Wen-kun.”

“Permisi…aku juga membantu padahal.”

“Maaf. Erwin-kun juga sangat hebat, tapi…”

“Sihir itu benar-benar curang…” Continue reading

Hachinan-tte Bab 22

TEMAN-TEMAN PERTAMA, SEBUAH TANDA?

Biar kujelaskan rangkaian kejadiannya secara singkat.

Aku tadinya adalah seorang karyawan di perusahaan dagang kelas dua di Jepang dan, untuk alasan yang tidak diketahui, aku menjadi putera kedelapan bangsawan miskin di daerah barat dunia lain.

Aku memiliki bakat dalam sihir jadi aku melatihnya. Aku bekerja keras mempelajarinya sambil menghindari perhatian orang lain, dan aku pergi berburu untuk memperbaiki kebiasaan makanku. Continue reading

Hachinan-tte Bab 21

SEKOLAH PERSIAPAN PETUALANG

“Upacara masuk sekolah persiapan petualang akan dimulai sekarang.”

Ini setahun setelah kepala desa Klaus, ayah dari gundik Ayahku dan orang yang mau aku supaya menjadi kepala keluarga Baumeister berikutnya, membuat permintaan yang konyol.

Akhirnya berusia dua belas tahun, aku meninggalkan rumah orang tuaku untuk mendaftar ke sekolah persiapan petualang di Breitburg. Continue reading

Hachinan-tte Interlude 3

AKU TIDAK MEMERLUKAN WILAYAH SEMISKIN INI!

“Ini gawat!”

Aku berencana untuk meninggalkan rumah dalam beberapa tahun lagi, tapi kepala desa di wilayah ini tiba-tiba mau supaya aku mewarisi wilayah ini.

Akhirnya, aku harus menyatakan kalau aku tidak berniat untuk bekerja sama.

Ini bukan waktunya untuk bercanda.

Ini juga bisa mengarah konsekuensi terburuk yaitu saling membunuh satu sama lain antar saudara. Continue reading

Hachinan-tte Bab 19

SEORANG PENYENDIRI JUGA TERLIHAT MENCOLOK DI KERAMAIAN

“Hei, kau bocah yang biasanya. Apa kau datang untuk menjual tangkapan juga hari ini?”

“Ya.”

“Kau rajin sekali mendapatkan uang.”

Selama tiga tahun terakhir ini, aku sering mengunjungi kota pedagang Breitburg di wilayah kekuasaan Margrave Breithilde.

Aku akhirnya berumur sebelas tahun, tapi tidak ada hal besar yang terjadi selama tiga tahun ini. Continue reading

Hachinan-tte Bab 18

KOTA BESAR, BREITBURG

 

“Ini mengagumkan! Kota besar pertama yang pernah kulihat setelah sekian lama!”

Melihat ke bawah dari tanah yang tinggi di Breitburg, kota pedagang terbesar di daerah selatan yang diatur oleh Margrave Breithilde, aku gemetar bersemangat karena pemandangan kota besar setelah sekian lama

Kudengar populasi kota ini sekitar dua ratus ribu orang. Itu tidak sebesar kota di masa Heisei Jepang, tapi setelah tinggal dengan banyak orang di desa miskin untuk beberapa tahun belakangan, kota ini terlihat sebagai kota yang benar-benar besar bagiku. Continue reading